AboutSurah Al-Qasas: Surah Al-Qasas (in Arabic text: القصص) is the 28th chapter of the Qur'an. The surah titled in English means "The Story" and it consists of 88 verses. .. "But seek, through that which Allah has given you, the home of the Hereafter; and [yet], do not forget your share of the world.
Rather, so did Jacob say before the Holy One, blessed be He: You gave me two promises: one when I left my father's house from Beer-sheba, when You said to me (28: 13): "I am the Lord, the God of Abraham your father, and the God of Isaac," and there You said to me, (ibid., verse 15): "and I will guard you wherever you go."
PenjelasanSingkat. Saudara-saudara Yusuf di Mesir. Isi Pasal. Yusuf memelihara saudara-saudaranya dari bencana kelaparan. Garis Besar. 42:1 Yakub mengirim sepuluh anaknya untuk membeli gandum di Mesir. 42:16 Mereka dipenjara oleh Yusuf karena dianggap sebagai mata-mata. 42:18 Mereka dibebaskan dengan syarat membawa Benyamin. 42:21 Mereka sangat menyesal atas Yusuf. 42:24 Simeon ditahan
MResky S 02/04/2020. Kandungan Surah Al-Furqan Ayat 32-40 ini, menerangkan bahwa Allah telah menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa seperti menurunkan Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad. Dia juga telah menjadikan Harun, saudaranya, menyertai dia sebagai seorang wazir (pembantu) yang selalu diajak musyawarah untuk diminta
INTRODUCTIONTO GENESIS 50. This chapter contains a short account of what happened from the death of Jacob to the death of Joseph, and is chiefly concerned with the funeral of Jacob; it first gives an account how Joseph was affected with his father's death, of his orders to the physicians to embalm him, and of the time of their embalming him, and of the Egyptians mourning for him, Ge 50:1-3
EPiIgD6. Kejadian 32 disingkat Kej 32 adalah pasal ketiga puluh dua Kitab Kejadian dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Termasuk dalam kumpulan kitab Taurat yang disusun oleh Musa.[1] Pasal ini berisi riwayat Yakub dan keluarganya, dalam persiapan untuk berjumpa dengan Esau. [2] Kejadian 32Sebuah halaman dari Kodeks Aleppo, difoto pada tahun 1887 oleh William Wickes, memuat Kejadian 2635 החתי sampai 2730 ויהי אך. Menunjukkan adanya pemisah parashah terbuka tunggal {S} pada 271 ויהי כי זקן יצחק sebagai sub-bagian Parashat ToledotKitabKitab KejadianKategoriTauratBagian Alkitab KristenPerjanjian LamaUrutan dalamKitab Kristen1← pasal 31 pasal 33 →
Alkitab dan belajar Alkitab Daring Beberapa Alkitab Konkordansi Alkitab Alkitab Paralel Musik Artikel menarik Widget dan plugin Hubungi kami Bahasa Indonesia Alkitab Pencari Alkitab Paralel Beberapa Alkitab Alkitab Beberapa Alkitab - Iklan - - Tautan sponsor - AWAL ALKITAB Kejadian 3228 Kejadian 3228 - Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini Orang itu berkata, “Namamu bukan Yakub lagi. Engkau telah bergumul dengan Allah dan dengan manusia, dan engkau menang; karena itu namamu menjadi Israel.” Lihat Bab Menyalin Lebih banyak versi Ikuti kami di
32Yakub bersiap untuk bertemu Esau 1Yakub dan keluarganya melanjutkan perjalanan. Dalam perjalanan itu, malaikat-malaikat menemui dia. 2Ketika Yakub melihat mereka, dia berkata, “Ini perkemahan Allah!” Maka dia menamai tempat itu Mahanaim.322 Mahanaim Arti nama Mahanaim adalah dua perkemahan’. Bandingkan Mzm. 347. 3Sesudah peristiwa itu, Yakub mengirim sejumlah utusan untuk membawa berita kepada Esau, kakaknya, di daerah Seir di negeri Edom. 4Dia memerintahkan mereka untuk menyampaikan pesan kepada Esau, “Tuan, selama ini aku sudah tinggal bersama paman kita Laban. 5Sekarang aku sudah memiliki sapi, keledai, kambing, domba, budak laki-laki, dan budak perempuan. Aku mengirim utusan untuk memberitahu Tuan mengenai kedatanganku dengan harapan agar Tuan mau menerima aku dengan baik.” 6Lalu pulanglah para utusan tersebut dan memberitahu Yakub, “Tuan, kami sudah bertemu Esau. Dia sedang dalam perjalanan untuk menemui Tuan, disertai empat ratus orang laki-laki!” 7Mendengar itu, Yakub menjadi sangat takut. Maka dia menyuruh agar semua orang dalam rombongannya dan semua binatang miliknya dibagi menjadi dua kelompok, termasuk domba, kambing, sapi, dan unta. 8Yakub melakukan itu karena berpikir, “Kalau Esau menyerang kelompok yang satu, orang-orang dalam kelompok yang lain mungkin dapat menyelamatkan diri.” 9Kemudian Yakub berdoa, “Ya TUHAN, Allah kakekku Abraham dan ayahku Isak! Engkaulah yang menyuruh aku pulang ke negeriku dan kepada keluargaku. Engkau juga yang berjanji untuk memperlakukan aku dengan murah hati. 10Aku tidak layak menerima kasih dan kesetiaan yang sudah Engkau tunjukkan kepadaku. Ketika aku menyeberangi sungai Yordan untuk pergi ke Haran, aku tidak punya apa-apa selain tongkat ini. Tetapi sekarang aku memiliki dua rombongan besar, dengan keluarga dan segala harta benda. 11Aku mohon, ya TUHAN, selamatkanlah aku dari kakakku Esau, sebab aku takut kalau dia datang dan membunuhku beserta para istri dan anak-anakku. 12Ingatlah bahwa Engkau sudah berjanji untuk memperlakukan aku dengan murah hati dan membuat keturunanku banyak, seperti pasir di laut yang tidak dapat dihitung.” 13Lalu Yakub bermalam di sana. Keesokan harinya, dia mempersiapkan hadiah untuk Esau 14berupa 200 kambing betina, 20 kambing jantan, 200 domba betina, 20 domba jantan, 1530 unta betina beserta anak-anaknya, 40 sapi betina, 10 sapi jantan, 20 keledai betina, dan 10 keledai jantan. 16Yakub membagi hewan-hewan itu menjadi beberapa kelompok dan menyerahkannya kepada budak-budaknya dengan berpesan, “Pergilah mendahului aku kelompok demi kelompok, dan pastikanlah ada jarak antara setiap kelompok.” 17Dia memberi perintah kepada para budak dalam kelompok pertama, katanya, “Waktu kalian bertemu kakakku Esau, dan kalau dia bertanya, Kalian mau ke mana? Siapakah majikan kalian? Milik siapa kawanan ternak ini?’ 18Maka jawablah, Ternak ini milik hambamu Yakub. Dia menyuruh kami membawa semua ini sebagai hadiah untuk Tuan. Yakub sendiri ada di belakang rombongan kami.’” 19Yakub memberi perintah serupa kepada setiap kelompok budak yang menggiring kawanan ternaknya, “Kalian semua harus menyampaikan hal yang sama ketika bertemu dengan kakakku Esau. 20Dan jangan lupa untuk mengatakan kepadanya, Hambamu Yakub juga ada di belakang kami.’” Yakub berkata dalam hatinya, “Mudah-mudahan dengan hadiah ini, Esau akan memaafkan aku sebelum kami bertemu, dan dia akan menerimaku dengan baik.” 21Demikianlah Yakub mengirimkan hadiah-hadiah itu terlebih dahulu kepada Esau, sementara dia sendiri bermalam di bergulat dengan Allah3222 Allah Teks Ibrani mengatakan di ayat 24 bahwa seorang laki-laki’ datang dan bergulat dengan Yakub. Namun, orang itu tentu bukan manusia biasa. Dalam ucapan orang’ tersebut di ayat 28, dia mengatakan bahwa dirinya adalah Allah. Ada beberapa tafsiran tentang hal ini 1 Allah adalah Roh, tetapi berkuasa melakukan apa saja. Dia bisa datang ke dunia memakai tubuh manusia, seperti yang terjadi di Kej. 18. 2 Malaikat menampakkan diri dalam bentuk laki-laki, tetapi menyampaikan perkataan Allah secara langsung misalnya Kej. 169 dan 2211-12. 22Malam itu, Yakub segera mengantar seluruh keluarganya untuk menyeberangi sungai Yabok, termasuk kedua istrinya, kedua budak istrinya, serta kesebelas anaknya. 23Sesudah keluarganya tiba di seberang, Yakub juga menyuruh para budaknya untuk membawa seluruh miliknya ke seberang mendahului dia. 24Yakub tinggal sendirian di tempat dia berkemah tadi. Lalu datanglah seorang laki-laki dan bergulat dengan Yakub sampai fajar tiba. 25Ketika orang itu sadar bahwa dia tidak bisa mengalahkan Yakub, dia memukul pangkal paha Yakub hingga terkilir. 26Kemudian laki-laki itu berkata, “Biarkanlah saya pergi karena fajar sudah tiba.”Tetapi Yakub menjawab, “Tidak! Saya tidak akan melepaskan engkau sampai engkau memberkati saya!” 27Laki-laki itu bertanya, “Siapa namamu?”Jawabnya, “Yakub.” 28Kata orang itu kepadanya, “Namamu tidak lagi disebut Yakub. Aku memberikan nama baru kepadamu, yaitu Israel,3228 Israel Arti nama Israel adalah dia bergulat dengan Allah’. Perjuangan menghadapi manusia sudah terjadi sebelumnya, ketika Yakub berhadapan dengan Esau dan Laban. karena kamu sudah menang dalam perjuangan menghadapi manusia dan pergulatan dengan Allah.” 29Lalu Yakub bertanya, “Siapakah nama-Mu?”Tetapi jawab Orang itu, “Kamu tidak perlu tahu nama-Ku.” Dia pun memberkati Yakub di situ. 30Yakub menamai tempat itu Peniel,3230 Peniel Arti nama Peniel adalah muka Allah’. karena dia sudah bertatapan muka dengan Allah secara langsung dan dia masih hidup. 31Matahari sudah terbit ketika Yakub meninggalkan Peniel, dan Yakub pincang akibat pangkal pahanya yang terkilir. 32Itulah sebabnya sampai sekarang orang Israel tidak makan daging yang menutupi sendi pangkal paha, sebagai peringatan akan kejadian yang sudah dialami Yakub malam itu. ©2014-2023 oleh Yayasan Alkitab Bahasa Kita dan Pioneer Bible Translators InternationalPelajari Selebihnya Tentang Terjemahan Sederhana Indonesia
Posted on 13/02/2022 In QnA Ditulis oleh Pdt. Yakub Tri Handoko Leave a comment Salah satu kisah yang cukup terkenal di dalam Alkitab adalah pergulatan Yakub dengan Allah. Pada suatu malam ada seorang pria bergulat dengan Yakub. Selama proses pergulatan ini Yakub akhirnya menyadari bahwa dia telah bergulat melawan Allah dan memang Kej. 3228, 30. Dari kisah ini kita juga tahu perubahan nama dari “Yakub” menjadi “Israel” Kej. 3228. Peristiwa ini sangat menarik sekaligus membingungkan. Sangat menarik, karena Allah biasanya berbicara melalui mimpi atau malaikat. Tidak ada sentuhan ragawi yang begitu intens seperti dalam sebuah pergulatan. Membingungkan, karena yang menang dalam pergulatan ini adalah Yakub. Apakah kemenangan ini berarti Yakub lebih kuat daripada Allah? Apa makna kisah ini bagi pembaca Alkitab sekarang? Untuk memahami kisah ini dengan baik, kita perlu mengingat seluruh kehidupan Yakub dari awal sampai kisah pergulatannya. Yakub memang pegulat sejak dari kandungan. Namanya berarti “pemegang tumit” Kej. 2526. Walaupun dia sudah dinubuatkan sebagai penerima hak kesulungan, dia tetap mengupayakan hal itu dengan tangannya sendiri. Dia menipu kakak Kej. 2529-34 dan ayahnya Kej. 271-29. Perjalanan hidup Yakub selanjutnya tetap berputar di sekitar konflik. Dia terpaksa melarikan diri karena akan dibunuh oleh Esau, kakaknya Kej. 2741-46. Di rumah Laban, pamannya, dia juga menghadapi pertikaian dengan ayah mertua Kej. 2923-27 dan saudara-saudara iparnya Kej. 311-2. Melalui pimpinan Allah Yakub akhirnya melarikan diri dari Laban dan kembali ke tempat asalnya Kej. 313. Keputusan ini meletakkan dia pada dua bahaya di belakang ada Laban yang akan mengejar, di depan ada Esau yang memiliki dendam kesumat. Tidak heran jika Yakub sangat takut dan tertekan. Menariknya, dalam keadaan tertekan seperti ini pun dia masih mengupayakan semua dengan tangannya sendiri. Dia sudah mengatur strategi untuk menyuap Esau supaya amarahnya reda. Dia memastikan bahwa orang terakhir yang akan dijumpai oleh Esau adalah dirinya. Seluruh budak dan keluarganya sudah disuruh maju ke depan mendahului dia. Dia memang pejuang sejati. Dia ingin memastikan segala sesuatu berada dalam tangannya. Di tengah kondisi seperti inilah Allah menjumpai dia. Seperti sudah ditebak, Yakub tetap berusaha menunjukkan kegagahannya bdk. Hos. 124. Pada akhirnya peristiwa ini sungguh-sungguh mengubahkan Yakub. Dia menyadari kelemahannya. Dia menangis dan memohon belas kasihan Hos. 125. Dia belajar untuk kembali kepada Allah dengan sepenuhnya, yaitu belajar untuk menantikan Allah senantiasa dan tidak menentukan semua dengan usahanya sendiri Hos. 127. Dia menyadari kasih karunia Allah secara penuh dalam hidupnya. Dia melihat Allah tetapi tidak mengalami kematian Kej. 3230. Dia tidak ingin ditinggalkan sendirian tanpa berkat Tuhan Kej. 3226-29. Kepincangannya menjadi bukti tentang kelemahannya, tetapi sekaligus kemenangannya. Inilah kemenangan yang sesungguhnya. Yakub akhirnya memahami dan menyandarkan diri sepenuhnya pada kasih karunia Allah. Dia perlu menantikan Allah dengan tenang. Makna kisah ini bagi kita sekarang ada banyak. Kisah ini mengajar kita untuk meyakini janji Tuhan. Walau terlihat lambat tapi penggenapan janji Tuhan tidak pernah terlambat. Semua upaya manusia yang bertabrakan dengan kehendak Allah harus dihindari. Jalan keluar yang tidak benar seringkali menjadi jalan masuk kepada persoalan yang lebih besar. Kemenangan kita terjadi pada saat kita menyadari kelemahan kita. Saat kita menjumpai diri kita yang sebenarnya di titik yang paling rendah, di situlah kita telah menikmati Allah dengan semua keindahan-Nya. Meminjam istilah Paulus, ketika kita lemah, kita kuat 2Kor. 1210. Dalam kelemahan kita kuasa Kristus menjadi sempurna 2Kor. 129. Soli Deo Gloria.
Lalu kata orang itu ”Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang.”
kejadian 32 ayat 28